Contoh Isi Surat
Nama, tanggal, alamat, dan angka di bawah adalah data ilustrasi. Sesuaikan seluruh isi; contoh ini bukan dokumen resmi atau jaminan penerimaan.
Apa itu Surat Tagihan / Invoice?
Surat tagihan atau invoice adalah dokumen resmi yang diterbitkan setelah barang/jasa diserahkan, berisi rincian tagihan yang harus dibayar klien beserta tenggat waktu pembayaran. Invoice menjadi dasar pencatatan akuntansi bagi kedua pihak—pengirim mencatatnya sebagai piutang, penerima mencatatnya sebagai utang yang harus dilunasi.
Invoice yang baik harus memiliki nomor unik untuk setiap transaksi (memudahkan pelacakan dan rekonsiliasi), rincian item yang jelas (bukan hanya total angka), serta tanggal jatuh tempo yang eksplisit. Tanpa nomor tagihan yang konsisten, proses pencocokan pembayaran antara pengirim dan penerima menjadi berantakan terutama untuk bisnis dengan volume transaksi tinggi.
Template ini mencantumkan kop perusahaan, nomor tagihan, tanggal terbit dan jatuh tempo, identitas klien, rincian item tagihan, total, serta rekening pembayaran. Selalu minta klien mencantumkan nomor tagihan sebagai referensi/berita transfer saat membayar, agar tim keuangan Anda mudah mencocokkan pembayaran masuk dengan invoice yang bersangkutan.
Untuk usaha yang sudah berstatus PKP (Pengusaha Kena Pajak), pastikan invoice ini dilengkapi dengan e-Faktur terpisah sesuai ketentuan pajak yang berlaku sejak 2024 untuk transaksi B2B.
Contoh penyesuaian: dari kalimat umum ke informasi yang berguna
Penyedia jasa menagih pekerjaan yang telah diserahkan. Klien perlu mencocokkan tagihan dengan kesepakatan dan pembayaran sebelumnya.
Skenario, nama, tanggal, dan angka berikut adalah ilustrasi, bukan pengalaman pengguna atau dokumen resmi.
Terlalu umum
Segera bayar pekerjaan kami sebesar Rp2.000.000.
Lebih jelas
Tagihan INV-018 merujuk pekerjaan katalog pada pesanan PO-011. Nilai pekerjaan Rp2.000.000, uang muka diterima Rp800.000, sehingga saldo yang ditagih Rp1.200.000. Mohon gunakan INV-018 pada keterangan pembayaran.
Memisahkan nilai pekerjaan dan saldo mencegah uang muka tertagih kembali. Surat tagihan belum membuktikan pembayaran; cocokkan penerimaan dana sebelum menerbitkan konfirmasi lunas.
Periksa sebelum dikirim
- Periksa bukti penyerahan pekerjaan.
- Cocokkan rekening dengan pemilik usaha.
- Tulis jatuh tempo sesuai kesepakatan, bukan tanggal yang baru dibuat sepihak.
Bandingkan jenis surat sebelum memilih format. Laporkan kesalahan pada contoh ini dengan menyertakan alamat halaman dan bagian yang perlu diperbaiki.