TemplateSurat.idTemplateSurat.id
Surat Bisnis✦ Baru

Surat Tagihan / Invoice

πŸ“‹13 field isian

Preview Template

Preview Dokumen
Nama Perusahaan Pengirim
Alamat Perusahaan

SURAT TAGIHAN / INVOICE
No: INV/2025/001
Tanggal     : 
Jatuh Tempo : 13 Juli 2026

Kepada Yth.
Nama Klien/Perusahaan
Alamat Klien

Dengan hormat,

Bersama surat ini kami sampaikan tagihan atas pekerjaan/layanan yang telah kami berikan:

─────────────────────────────────────────
RINCIAN TAGIHAN
─────────────────────────────────────────
1. Jasa desain website - Rp 5.000.000
2. Hosting 1 tahun - Rp 1.200.000
─────────────────────────────────────────
TOTAL     : Rp 6.200.000,-
─────────────────────────────────────────

Mohon pembayaran dilakukan selambat-lambatnya pada 13 Juli 2026 ke:
BCA 1234567890 a/n PT. Nama

Harap mencantumkan nomor tagihan INV/2025/001 sebagai referensi pembayaran.

Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Nama Perusahaan Pengirim


Nama Penanda Tangan
Jabatan
#tagihan#invoice#pembayaran#bisnis#penagihan

Apa itu Surat Tagihan / Invoice?

Surat tagihan atau invoice adalah dokumen resmi yang diterbitkan setelah barang/jasa diserahkan, berisi rincian tagihan yang harus dibayar klien beserta tenggat waktu pembayaran. Invoice menjadi dasar pencatatan akuntansi bagi kedua pihakβ€”pengirim mencatatnya sebagai piutang, penerima mencatatnya sebagai utang yang harus dilunasi.

Invoice yang baik harus memiliki nomor unik untuk setiap transaksi (memudahkan pelacakan dan rekonsiliasi), rincian item yang jelas (bukan hanya total angka), serta tanggal jatuh tempo yang eksplisit. Tanpa nomor tagihan yang konsisten, proses pencocokan pembayaran antara pengirim dan penerima menjadi berantakan terutama untuk bisnis dengan volume transaksi tinggi.

Template ini mencantumkan kop perusahaan, nomor tagihan, tanggal terbit dan jatuh tempo, identitas klien, rincian item tagihan, total, serta rekening pembayaran. Selalu minta klien mencantumkan nomor tagihan sebagai referensi/berita transfer saat membayar, agar tim keuangan Anda mudah mencocokkan pembayaran masuk dengan invoice yang bersangkutan.

Untuk usaha yang sudah berstatus PKP (Pengusaha Kena Pajak), pastikan invoice ini dilengkapi dengan e-Faktur terpisah sesuai ketentuan pajak yang berlaku sejak 2024 untuk transaksi B2B.

Cara Membuat Surat Tagihan / Invoice

πŸ“
LANGKAH 1
Klik "Buat Sekarang"
Buka halaman formulir surat tagihan / invoice ini β€” tidak perlu login atau registrasi.
✏️
LANGKAH 2
Isi Formulir
Lengkapi 13 kolom data yang diperlukan sesuai situasi Anda.
πŸ‘οΈ
LANGKAH 3
Lihat Preview
Teks surat tagihan / invoice terbentuk otomatis dan rapi saat Anda mengetik.
πŸ“₯
LANGKAH 4
Unduh atau Bagikan
Simpan sebagai PDF, salin teksnya, atau kirim langsung via WhatsApp.

Pertanyaan Seputar Template Ini

Apakah nomor tagihan/invoice harus unik untuk setiap transaksi?
Ya, sangat penting. Nomor tagihan yang unik dan konsisten memudahkan pelacakan dan pencocokan pembayaran, terutama jika bisnis Anda menangani banyak transaksi dalam satu periode.
Apa yang terjadi jika klien tidak membayar sebelum tanggal jatuh tempo?
Template ini fokus pada tagihan awal. Jika pembayaran terlambat, gunakan template surat tagihan/reminder susulan dengan nada yang lebih tegas namun tetap profesional.
Apakah usaha non-PKP wajib mencantumkan PPN di invoice ini?
Tidak wajib. PPN hanya perlu dicantumkan jika usaha Anda sudah berstatus PKP (Pengusaha Kena Pajak) dan wajib menerbitkan e-Faktur sesuai ketentuan pajak yang berlaku.
Siap Digunakan

Surat Tagihan / Invoice

Isi formulir singkat dan surat siap dalam menit.

Buat Sekarang β†’
Gratis 100% tanpa daftar akun
Download PDF langsung
Salin teks ke clipboard
Bagikan via WhatsApp & Telegram
Cetak langsung dari browser