TemplateSurat.idTemplateSurat.id
⭐ PopulerSurat & Dokumen UMKM✦ Baru

Surat Pesanan (Purchase Order)

📋14 field isian

Preview Template

Preview Dokumen
PURCHASE ORDER (SURAT PESANAN)

Dari     : Nama Perusahaan / Usaha Pembeli
Alamat   : Alamat Pembeli
Telepon  : No. Telepon Pembeli

No. PO   : PO/001/IV/2024
Tanggal  : 13 Juli 2026

Kepada Yth.
Nama Supplier / Penjual
Alamat Supplier

Dengan hormat, kami bermaksud memesan barang/jasa sebagai berikut:

No | Nama Barang | Qty | Satuan | Harga Satuan | Subtotal
1 | Kertas A4 | 10 | Rim | Rp 50.000 | Rp 500.000

──────────────────────────────────────────
TOTAL                         : Rp 2.500.000,-
──────────────────────────────────────────

Tanggal Pengiriman  : 13 Juli 2026
Alamat Pengiriman   : Alamat Pengiriman
Catatan             : Catatan / Instruksi Tambahan

Mohon konfirmasi kesanggupan pemenuhan pesanan ini sebelum melakukan pengiriman. Purchase Order ini merupakan dokumen resmi dan mengikat setelah dikonfirmasi oleh kedua belah pihak.

Hormat kami,
Nama Perusahaan / Usaha Pembeli


Nama Penandatangan
Jabatan

Konfirmasi Supplier:
Diterima oleh   : ............................
Tanggal         : ............................
Tanda tangan    : ............................
#pesanan#PO#purchase order#UMKM#pembelian

Apa itu Surat Pesanan (Purchase Order)?

Purchase Order (PO) atau surat pesanan adalah dokumen resmi yang diterbitkan pembeli kepada supplier untuk memesan barang/jasa dengan rincian jelas—nama item, kuantitas, harga, dan jadwal pengiriman. PO menjadi dasar hukum transaksi B2B, mengikat kedua pihak begitu supplier mengonfirmasi kesanggupan memenuhi pesanan.

Nomor PO yang konsisten sangat penting dalam alur bisnis—dokumen ini menjadi rujukan di seluruh proses transaksi berikutnya: supplier menyertakan nomor PO di surat jalan saat pengiriman, dan mencantumkannya kembali di invoice penagihan. Tanpa nomor PO yang konsisten, rekonsiliasi antara pesanan, pengiriman, dan tagihan menjadi sulit dilacak terutama untuk bisnis dengan volume transaksi tinggi.

Template ini mencantumkan identitas pembeli dan supplier, nomor PO, rincian barang/jasa yang dipesan dengan kuantitas dan harga satuan, total nilai pesanan, tanggal dan alamat pengiriman yang diminta, serta kolom konfirmasi supplier di bagian bawah. Kolom konfirmasi ini penting karena PO baru menjadi dokumen mengikat setelah supplier menyatakan kesanggupan secara tertulis.

Setelah PO dikonfirmasi, alur dokumen berikutnya yang lazim mengikuti adalah surat jalan/pengiriman barang saat produk dikirim, lalu invoice untuk penagihan setelah barang diterima pembeli.

Cara Membuat Surat Pesanan (Purchase Order)

📝
LANGKAH 1
Klik "Buat Sekarang"
Buka halaman formulir surat pesanan (purchase order) ini — tidak perlu login atau registrasi.
✏️
LANGKAH 2
Isi Formulir
Lengkapi 14 kolom data yang diperlukan sesuai situasi Anda.
👁️
LANGKAH 3
Lihat Preview
Teks surat pesanan (purchase order) terbentuk otomatis dan rapi saat Anda mengetik.
📥
LANGKAH 4
Unduh atau Bagikan
Simpan sebagai PDF, salin teksnya, atau kirim langsung via WhatsApp.

Pertanyaan Seputar Template Ini

Kapan Purchase Order ini menjadi dokumen yang mengikat secara hukum?
PO menjadi mengikat setelah supplier mengonfirmasi kesanggupan memenuhi pesanan secara tertulis, biasanya melalui kolom konfirmasi di bagian bawah dokumen atau balasan resmi terpisah.
Mengapa nomor PO perlu konsisten di seluruh dokumen transaksi?
Nomor PO menjadi rujukan yang menghubungkan seluruh alur transaksi—dari pesanan, surat jalan pengiriman, hingga invoice penagihan—sehingga memudahkan rekonsiliasi dan pelacakan, terutama untuk bisnis dengan banyak transaksi.
Apa yang terjadi setelah PO ini dikonfirmasi supplier?
Alur dokumen biasanya berlanjut dengan surat jalan/pengiriman barang saat produk dikirim, kemudian invoice untuk penagihan pembayaran setelah barang diterima pembeli.
Siap Digunakan

Surat Pesanan (Purchase Order)

Isi formulir singkat dan surat siap dalam menit.

Buat Sekarang →
Gratis 100% tanpa daftar akun
Download PDF langsung
Salin teks ke clipboard
Bagikan via WhatsApp & Telegram
Cetak langsung dari browser