Surat Keterangan Sakit yang Sah: Format, Aturan, dan Cara Mendapatkannya
Surat keterangan sakit atau "surat dokter" sering diminta untuk izin tidak masuk kerja, izin sekolah, klaim asuransi, atau pengajuan cuti panjang karena penyakit. Tetapi tidak setiap surat yang ditandatangani dokter sah secara hukum.
Artikel ini menjelaskan elemen yang membuat surat sakit sah dan diterima oleh HRD, sekolah, BPJS, dan asuransi swasta.
Siapa yang berwenang mengeluarkan
Hanya dokter yang memiliki Surat Izin Praktik (SIP) aktif yang berwenang menerbitkan surat keterangan sakit. SIP dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan setempat dan memiliki masa berlaku tertentu.
Surat dari paramedis, perawat, atau orang yang mengaku dokter tetapi tidak punya SIP aktif tidak sah. Pemalsuan surat dokter atau SIP merupakan tindak pidana di bawah UU Praktik Kedokteran No. 29/2004 dengan ancaman hukuman penjara.
Elemen wajib surat keterangan sakit
- Kop klinik atau rumah sakit (nama, alamat, telepon).
- Nama lengkap dan nomor SIP dokter yang memeriksa.
- Nama lengkap pasien sesuai KTP.
- Tanggal pemeriksaan.
- Diagnosis singkat atau keterangan kondisi (tidak harus detail penyakit).
- Rekomendasi istirahat: jumlah hari dan tanggalnya.
- Tanda tangan dokter.
- Stempel klinik atau rumah sakit.
Kapan surat sakit menyebutkan diagnosis detail
Untuk izin kerja singkat (1-3 hari), surat dokter tidak perlu menyebutkan diagnosis spesifik—cukup keterangan "tidak dapat menjalankan tugas karena sakit". Privasi medis Anda terlindungi.
Untuk klaim asuransi atau BPJS, diagnosis lebih detail dengan kode ICD-10 biasanya diperlukan. Anda berhak meminta dokter untuk memberikan dua versi: versi singkat untuk HRD, versi detail untuk asuransi.
Untuk cuti panjang (lebih dari 14 hari), HRD biasanya meminta keterangan diagnosis untuk memverifikasi keseriusan kondisi.
Bila berobat sendiri tanpa ke dokter
Bila kondisi ringan dan Anda mengobati sendiri di rumah, secara teknis Anda tidak memiliki bukti medis untuk izin kerja. Banyak perusahaan menerima izin sakit "tanpa surat dokter" untuk 1 hari, tetapi setiap absensi tetap tercatat dan terlalu sering bisa berdampak.
Tips: bila Anda merasa cukup sakit untuk tidak masuk kerja, kunjungi klinik atau puskesmas terdekat—biaya tidak mahal dan Anda mendapat dokumen resmi. Untuk peserta BPJS, kunjungan ke faskes tingkat 1 (puskesmas/klinik pratama) gratis.
Lampirkan dengan surat izin formal
Surat keterangan sakit biasanya tidak cukup berdiri sendiri—Anda tetap perlu memberi tahu atasan secara formal. Lampirkan dengan surat izin tidak masuk kerja yang menjelaskan durasi izin dan komitmen menggantikan pekerjaan.
Untuk anak yang sakit, gunakan surat izin tidak masuk sekolah yang ditandatangani orang tua, dilampirkan dengan surat dokter.
Bila membutuhkan template untuk draft
Untuk draft awal atau referensi format yang lazim digunakan klinik, lihat template surat keterangan sakit. Penting: template ini hanya berlaku setelah ditandatangani dokter dan distempel klinik—Anda tidak bisa membuatnya sendiri.